Satpas Polres Pemalang: Sirkuit Tes Praktik SIM Diperbarui, Lebih Adil dan Menguji Kemampuan Nyata

Terkini 25 Sep 2026 18:59 • 2 min read • 215 views • By Redaksi
Satpas Polres Pemalang: Sirkuit Tes Praktik SIM Diperbarui, Lebih Adil dan Menguji Kemampuan Nyata
#SatpasPemalang #UjianSIM #PelayananPublik #PolresPemalang #SatlantasPemalang #KeselamatanBerkendara

PEMALANG || pilarkeadilan — Tampilan baru terlihat jelas di area pelaksanaan ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) Satpas Polres Pemalang. Garis penanda, jalur pengujian, serta rambu dan batas lintasan kini tertata rapi, lebih terang, dan mudah dipahami setiap pemohon. Pembaruan sirkuit ini bukan sekadar penataan fisik — melainkan langkah nyata agar ujian melakukan praktik berjalan adil, standar, dan benar-benar mengukur kemampuan mengemudi calon pengendara di jalan raya.

 

Sebelumnya, banyak permohonan yang mengaku kesulitan memahami batas jalur atau tanda lintasan yang memudar. Hal ini menimbulkan keraguan dan kesan bahwa ujian terasa tidak konsisten. Kini, dengan jalur yang diperbarui, setiap peserta melihat dengan jelas di mana batas berhenti, berbelok, maupun berhenti sejenak. Penilaian menjadi transparan: lulus berarti mampu, bukan sekedar kebetulan.

 

Pembaruan ini sekaligus menutup ruang keraguan terhadap proses ujian. Semua peserta mengikuti jalur yang sama, tanda yang sama, dan penilaian yang sama. Tidak ada yang bisa mengeluh tidak tahu aturan, dan tidak ada celah bagi pihak yang ingin mencari jalan pintas. Pengujian praktik kembali pada hakikatnya: memastikan pemegang SIM mampu berkendara aman bagi dirinya maupun orang lain.

 

Kasat Lalu Polres Pemalang, AKP Fitriyanto, SH, MM, menegaskan bahwa pembaruan ini demi keadilan dan keselamatan bersama.

 

"Sirkuit diperbarui agar jelas, terang, dan dipahami semua orang. Tidak ada yang boleh merasa dirugikan karena tanda yang tidak terbaca. Setiap peserta berhak mengetahui apa yang diukur, dan kami menilai apa adanya — sesuai kemampuan, tanpa pilih kasih. Keselamatan jalan raya dimulai dari ujian yang jujur," ujar AKP Fitriyanto.

 

Warga yang mengikuti ujian menyambut baik perubahan ini. Banyak yang mengaku merasa lebih tenang karena tahu aturannya jelas dan penilaiannya terbuka. Langkah ini diharapkan terus dipertahankan dan menjadi standar: pelayanan yang jujur, ujian yang adil, serta pengemudi yang benar-benar siap menjaga keselamatan di jalan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Chat with us on WhatsApp